Berkaitan dengan salah satu artikel/post di dalam website ini yang berjudul “Para Pemasok Unilever Membakar Kalimantan Demi Minyak Kelapa Sawit; Greenpeace Menuntut Moratorium Konversi Hutan” serta salah satu komentar pembaca yang mengatasnamakan “joseph bataona”, pihak Unilever memberikan surat pernyataan klarifikasi sebagai berikut:
notes: Surat klarifikasi di atas merupakan hasil konversi JPEG dari file PDF yang kami terima dan isi tidak mengalami perubahan apapun sejak kami terima dari pihak Unilever per tanggal 6 Mei 2009.
WP Cumulus Flash tag cloud by Roy Tanck requires Flash Player 9 or better.
10 Responses for "Surat Klarifikasi Unilever"
Hasil tulisan disini adalah salah satu kebebasan berekspresi dan berpendapat. Bali Outbound Community menjadi bernilai tinggi bagi saya karena perjalanan sejarah. Perjalanan yang selalu terdokumentasi secara baik.
Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai pahlawannya (sejarah), maka saya ingin Bali Outbound Community menjadi besar dan bernilai bagi masyarakat Indonesia. Dengan tidak melupakan sejarahnya.
Polemik dalam sejarah tidak bisa dihapus begitu saja, tapi diselesaikan dengan cara yang seksama dan dalam tempo waktu yang sesingkat-singkatnya.
Jika memang pihak Unilever merasa punya ‘polemik’ dalam sejarah perjalanan Bali Outbound Community, maka dengan hormat untuk berbicara disini juga. Berbicara disini adalah salah satu upaya menyelesaikan ‘polemik’. Thanks.
Salam Lestari (Berry, pinjem salam-mu ya).
Biarlah ini menjadi ‘Sejarah’…. JAS MERAH.
Jangan melupakan sejarah… apalagi menghapusnya. :p
-nyindir diri sendiri…-
mmm, menurutku gini.
tulisan itu kan kita ambil dari pernyataan greenpeace. toh itu juga sudah dipublish di mana2. jadi ya tidak masalah. kalo kemudian ada bantahan dg bahasa yg sangat kasar dari orang yg mengaku dari unilever dan kemudian dibantah oleh mereka, ya lebih baik komen itu dihapus sih.
soale kan sudah ada bantahan langsung dr pihak unilever. sementara orang yg komen di sini ngakunya dr perusahaan tersebut.
ngoten, mas..
betul kata a!..
ga perlu ada penurunan posting ini karena berita itu sudah di publikasi, comment dari si JB itu yg perlu dihapus..haree gene masi ada orang kayak begituan..cih!!
Berita/sejarah/posting dari web ini tidak ada yang harus dihapus atau diturunkan biarlah fakta sejarah yg berbicara.
Komentar dari seseorang yg mengatas namakan Joseph Bataona khan sudah dibantah oleh Pihak Unilever. trus apalagi? Sejarah web ini akan terus mencatat….
Salam Mbok Lestari untuk Mas Henz
kalo saya sih setuju kalo di hapus comment nya ^^. Tapi kan kembali lagi pada tim moderator dan komuntas. Harus ada persetujuan komunal mengenai penghapusan atau tidak nya sebuah komentar.
BTW sudah ada keputusan secara komunal kah soal ini?
cheers.
setuju sama a!
Tadinya saya juga sependapat dengan a!, setelah dipikir2 kenapa dihapus? dan lagi kalo dihapus berarti surat tersebut ga perlu ditampilkan, karena kasusnya jadi ga fokus.
Biar saja pembaca yg mengarahkan dan menilai, karena disini kami menghormati hak masyarakat untuk berbicara dan berpendapat.
selebihnya akan kami angkat ke forum internal untuk membahas tindak lanjut kasus ini.
Salam Lestari.
Setelah dipikir2 dan denger pendapat temen-temen, komentar akan kita tetap biarkan di sana biar benang merah-nya tetep ada. Menghilangkan satu bagian informasi sama saja dengan mengaburkan pokok permasalahan. Unilever sudah dapat tempat di sini untuk klarifikasi, saya rasa itu cukup.
Trims
segala keputusan ada di tangan admin, mau dibuang, mau tetap tayang, dan mau rame komentar.
hidup adalah pilihan…..
Leave a reply