Bersyukur kepada Allah SWT, Tuhan Semesta Alam, acara buka bersama di rumah keluarga Ketut Sidharta telah terlaksana dengan memuaskan. Kita telah tahu bahwa bulan ini adalah Bulan Ramadhan, dimana semua umat Islam sibuk melaksanakan ibadah puasa. Kali ini, meski bli Ketut Sidharta beragama Hindu tidak menjadikan agama sebagai sebuah perbedaan untuk berkumpul bersama. Terima kasih Bli. Salut !!
Kami memang mempunyai latar belakang yang berbeda-beda. Beda Agama, beda otak, beda bentuk tubuh, beda profesi, beda kewarasan hehehe, dan mungkin beda ‘ukuran’ .. hwaaaaak -no comment. Tetapi, kami tidak memperdebatkan perbedaan menjadi sebuah halangan, justru kami hidup karena adanya perbedaan. Semoga langgeng adanya. Amin. (more…)

Captured by: subzero
Beruntung bener kemaren sewaktu perjalanan ke Lombok. Kebetulan waktunya bertepatan dengan rentetan acara perayaan pitulasan (17an Kemerdekaan Indonesia). Salah satu yang sempet kita nikmati adalah Presean, sebuah acara adat yang berupa duel para lelaki Sasak.
Sepulang turun dari Rinjani, Heru ngajakin nonton Presean di kantor Camat Kopang – Lombok Tengah. Kebetulan lokasi berada dekat sekali dengan rumah tempat kami beristirahat. (more…)
Subaya 24/12/2007, langit mendung menggelayuti langit Subaya di Senin pagi kemarin yang dingin. Kesibukan terlihat di rumah mungil Mas Ipung yang berada di tepi lembah pagi itu, beberapa tukang yang juga penduduk setemat terlihat bergegas membantu mempersiapkan sebuah bangunan suci di pelataran samping rumah. Kali ini rumah itu diramaikan beberapa orang yang tampak asing bagi saya, yang ternyata mereka adalah keluarga dekat dari sang pemilik rumah. Sebagian dari mereka mengenakan pakaian adat Bali, dibantu oleh ibu-ibu penduduk sekitar mereka sibuk mempersiapkan sebuah upacara. Ya, pagi itu adalah awal dari hari yang dianggap hari paling baik untuk melakukan sebuah upacara yang disebut Melaspas. (more…)
Inilah asal mulanya ada Besakih, sebelum ada apa-apa hanya terdapat kayu-kayuan serta hutan belantara di tempat itu, demikian pula sebelum ada Segara Rupek (Selat Bali). Pulau Bali dan pulau Jawa dahulu masih menjadi satu dan belum dipisahkan oleh laut. Pulau itu panjang dan bernama Pulau Dawa. Di Jawa Timur yaitu di Gunung Rawang (sekarang dikenal dengan nama Gunung Raung) ada seorang Yogi atau pertapa yang bernama Resi Markandeya. (more…)
Bali Outbound Community mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1929 bagi umat beragama Hindu.
Hari Raya Nyepi adalah hari raya umat Hindu Bali yang dirayakan setiap tahun Baru Saka. Hari ini jatuh pada hari Tilem Kesanga (IX) yang dipercayai merupakan hari pesucian Dewa-Dewa yang berada di pusat samudra yang membawa intisari amerta air hidup. Untuk itu umat Hindu Bali melakukan pemujaan suci terhadap Dewa-Dewa tersebut. (more…)
WP Cumulus Flash tag cloud by Roy Tanck requires Flash Player 9 or better.