
Selamat ulang tahun… Kami ucapkan…
Selamat ulang tahun… Kami ucapkan…
Selamat ulang tahun… Kami ucapkan…
Selamat ulang tahun… Kami ucapkan…
Kami ucapkan Selamat… Kami ucapkan Selamat…
Kami ucapkan Tahun… Kami ucapkan Tahun…
Selamat kami ucapkan tahun…
Makan.. Makan…
Rekan-rekan penghuni bumi,

Banyak di antara anda yang bergabung dengan kami dalam perjalanan hening pada 21 Maret 2008 lalu. Partisipasi anda membuat kampanye Hari Hening Sedunia tetap hidup.
Kini, Kolaborasi Bali untuk Perubahan Iklim kembali mengajak kita semua, penghuni bumi, untuk meniti jalan hening melalui WORLD SILENT DAY FOR THE EARTH.
Ini adalah kampanye yang menghimbau setiap individu berkontribusi mengurangi emisi gas rumah kaca yang memicu pemasanan global dan perubahan iklim.
Ingatlah empat langkah sederhana:
1. Sabtu 21 Maret 2009
2. Hanya Empat jam: Pukul 10 pagi hingga 2 siang
3. Matikan peralatan listrik, kurangi penggunaan kendaraan bermotor dan aktivitas boros sumberdaya lain, tanam pohon, bina hubungan dengan keluarga, rekan kerja, tetangga
4. Tuliskan pengalaman hening anda ke mysilent@worldsilentday.org.
Kampanye hening empat jam adalah langkah awal menuju HARI HENING DUNIA , yang diinspirasikan dari Bali. Tanggal 21 Maret adalah ekuinoks utara dan hari Kehutanan Dunia, dirangkai dengan 22 Maret yang merupakan Hari Air. Semuanya adalah simbol kehidupan.
Anda juga bisa memilih hari, jam dan cara hening. Yang penting adalah berparstisipai dalam upaya menyelamatkan bumi.
Untuk keterangan lebih lanjut, silakan kunjungi www.worldsilentday.org. Anda bisa download paperless calendar, ikon WSD, desain poster dan mendapatkan penjelasan lengkap tentang kampanye ini.
Mohon sebarkan kampanye ini kepada relasi, teman, keluarga, kolega dan semua orang yang anda kenal. Langkah kecil kita saat ini, bisa amat bermanfaat bagi anak-cucu kita di masa depan .
BERI SATU HARI UNTUK BUMI BERNAFAS
HARI HENING SEDUNIA – 21 MARET
Salam Hening
Tim World Silent Day
Kolaborasi Bali untuk Perubahan Iklim
Jl. Pengubengan Kauh no. 94
Kerobokan, Kuta, Bali
Email: bali.climatechange@gmail.com

Kok namanya Witil :
[A] Karena dia centil
[B] Karena dia usil
[C] Karena dia ngutil
[D] Karena suka ngupil
[E] Selain orang gila dilarang memilih [A],[B],[C]
Katanya Wiwit Centil kepanjangannya, tp kami 100% tidak mempercayainya, yang kita percaya adalah pilihan D.
Selamat ulang tahun Wit…
Semoga panjang umur…
Rejeki lancar…
Enteng Jodoh…
nb: Makan yang banyak biar cepet tinggi….

Pondal
“Mai ngarak”, begitu kira kira kata seorang ‘kk’ Pondal jika sedang ngumpul dengan crew lainnya…
Dengan suara tangisan yang khas… (*Rada-rada cadel -red) Seorang Pondal mencolot ke muka bumi…
Tidak tau kenapa namanya bisa Pondal (Tanya Ranta-Istrinya)
Tp… we love you guys…
Happy B-Day to Pondal
*mai ngarak…
Development at Lake Buyan goes on without permits
Claudia Sardi , The Jakarta Post , Buleleng | Sat, 02/07/2009 1:11 PM | Bali
The development thriller of Lake Buyan, one of the few water catchment areas in Bali, is not yet finished as PT Nusa Bali Abadi, an Indonesian developer, has started to build around the sacred lake.
selanjutnya…
Postingan berita dari Agung Wardana (WALHI Bali) di milis Bali Blogger Community ini kebetulan banget pas sama niatku untuk posting sedikit tentang Danau Buyan. Seminggu setelah camping aksi penolakan eskploitasi Buyan kebetulan sempet mampir lagi ke Buyan hari minggu kemarin. Kondisi cuaca kemarin bener-bener buruk. Hujan ditambah angin berhembus kenceng banget di area Bedugul. Sukurnya pas masuk lokasi Buyan, hujan tinggal gerimis walau angin masih aja tetep kenceng. Setiba di area Danau Buyan, terlihat permukaan danau beriak tampak seperti permukaan lautan dengan awan mendung dan kabut tebal bergerak menggelayut di atasnya.
Ada yang menarik perhatian sebelum memasuki areal perkemahan di sana. Sekitar 200 meter sebelum pintu masuk areal danau mobil kami terhalang oleh lumpur yang menutupi jalan. Di sisi kiri tampak beberapa orang sibuk membuat tanggul untuk mencegah lumpur terus turun menutupi jalan. Kami pun mengurangi kecepatan, mencoba mencari tahu darimana datangnya itu lumpur. Read the rest of this entry »
WP Cumulus Flash tag cloud by Roy Tanck requires Flash Player 9 or better.