Meneruskan saja berita dari detik.com buat yang punya rencana mendaki Semeru dalam waktu dekat:
Lumajang – Balai Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mmbatasi para pendaki yang akan menuju puncak Gunung Semeru sampai di Kali Mati. Hal ini disebabkan cuaca di kawah Joggring Saloko dan jalur pendakian yang kurang mendukung.
“Di puncak letusan vulkani masih besar dan angin juga besar. Bisa menyebabkan badai,” kata Jusman Kepala TNBTS Wilayah II Malang-Lumajang, kepada detiksurabaya.com, Selasa (3/12/2008).
Kepada para pendaki yang tetap nekat mendaki Jusamn meminta mereka untuk mengenakan masker penutup hidung dan mulur. Alasannya abu vulkanik sangat berbahaya bagi kesehatan.
Para pendaki juga diharapkan mematuhi aturan pendakian demi keselamatan. “Pokoknya pendakian sampai di Kali Mati, Jika tetap memaksa mendaki sampai ke puncak, kami tidak akan bertanggung jawab,” jelas Jusman.
Selain karena kondisi alam yang masih berbahaya, Yusman juga menjelaskan pendakian sampai di Kali Mati untuk menjaga ekossitem di jalur pendakian akibat guyuran hujan abu yang begitu besar.
“Dibutuhkan waktu recovery ekosistem biar bisa normal kembali,” ungkap Jusman.(bdh/bdh) detik.com
Happy Birthday
Wishes all the best for you
Quote dari lagunya Queen “I was Born to Love You”
I was born to love you
With every single beat of my heart
Yes, I was born to take care of you
Every single day…
……

Kompetisi video pendek dengan durasi hanya 60 detik merupakan bagian dari rangkaian kampanye ‘Let’s do the right things!’ yang diusung oleh Yayasan Reef Check Indonesia dan Coca-Cola. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kepedulian kaum muda mengenai masalah sampah dan dampaknya bagi keanekaragaman hayati di pesisir pantai & laut.
Kompetisi video pendek ini berlangsung hingga 21 November 2008.
Selengkapnya di sini

Happy Birthday to Outbouner Pacoel 22 September
Punteun telat Cul, tapi terlambat bukan berarti tidak peduli…
Berkah euy ulang taun di bulan Ramadhan, semoga jadi satu moment buat semangat baru bagi dirimuh dalam berjuang menghadapi seluk veluk trek menanjak kehidupan yang kadang membuat lelah hati….
HUEEEEEEEEPPPEEE BERDEEEEEEEEEEHHHH…!!!
Bersyukur kepada Allah SWT, Tuhan Semesta Alam, acara buka bersama di rumah keluarga Ketut Sidharta telah terlaksana dengan memuaskan. Kita telah tahu bahwa bulan ini adalah Bulan Ramadhan, dimana semua umat Islam sibuk melaksanakan ibadah puasa. Kali ini, meski bli Ketut Sidharta beragama Hindu tidak menjadikan agama sebagai sebuah perbedaan untuk berkumpul bersama. Terima kasih Bli. Salut !!
Kami memang mempunyai latar belakang yang berbeda-beda. Beda Agama, beda otak, beda bentuk tubuh, beda profesi, beda kewarasan hehehe, dan mungkin beda ‘ukuran’ .. hwaaaaak -no comment. Tetapi, kami tidak memperdebatkan perbedaan menjadi sebuah halangan, justru kami hidup karena adanya perbedaan. Semoga langgeng adanya. Amin. Read the rest of this entry »
WP Cumulus Flash tag cloud by Roy Tanck requires Flash Player 9 or better.