Jumat, 25 Juli 2008 | Bali Post
WILAYAH sekitar Gunung Batur yang selama ini sebagian besar masuk kawasan hutan lindung, materialnya dijarah. Pada sisi sebelah barat terjadi penambangan batu. Truk yang lalu-lalang keluar-masuk kawasan mengangkut material makin banyak. Demikian juga yang terjadi di wilayah hutan dekat Pura Jati. Bangunan semipermanen bertembok batako dan dulu sempat ditertibkan Pemkab Bangli, kini malah makin menjamur.
”Pernah terjadi, saat pembinaan dan penertiban, malah petugas dihadang dengan senjata tajam (sajam). Akhirnya petugas yang turun ‘menyerah’ lantaran kalah jumlah dengan masyarakat bersenjata tajam tersebut….”
Selengkapnya baca aja di Bali Post sini
Semakin banyak alam di Bali yang dirongrong dan menjadi incaran para investor seperti kawasan Danau Beratan yang kini telah dibangun villa-villa, Pantai Kelating di Tabanan yang juga akan dibangun villa, rusaknya bukit di dreamland Pecatu yang hanya untuk pembangunan apartemen, kawasan Pantai Padang Bai yang kini juga sedang dibangun hotel berbintang meskipun kini proyek tersebut sedang terhenti karena masalah perijinan daerah.
Di tempat lain masih saja ada kasus yang sama, seperti halnya di Danau Buyan yang merupakan kawasan hutan lindung dimana sumber daya alamnya masih dibutuhkan oleh masyarakat kawasan danau Buyan pada khususnya dan masyarakat Bali pada umumnya. Kini kawasan bumi perkemahan tersebut akan dibangun villa oleh investor luar dengan dana mencapai triliunan rupiah. (more…)