Duh, Indahnya judul diatas. Hidup menjadi indah tergantung dari pikiran kita, akan dibawa kemana jalan hidup ini ? Hidup hanya sekali di dunia nan fana ini. Masalah dan kesengsaraan akan tetap selalu ada selama manusia itu hidup. Tetapi, yakinilah bahwa, seberapapun beratnya kesengsaraan hidup, itu semua adalah ujian dari Alloh, Tuhan YME. Bila kita mampu melewatinya, Alloh, Tuhan YME akan memberikan derajad lebih tinggi. Amin. Berikut adalah sebuah Ikhtiar bahwa Hidup ini Indah, Pre Wedding di Bali.

Well, mulai dari mana ya ceritanya. Hmmm, gini. Pemotretan pre wedding di pulau Bali ini adalah acara dadakan, inspirasi dari Hendra W Saputro dan Shinta Dyan Kurniawati. Mereka merasa bahwa sebuah perjalanan baru akan dimulai. Sebelumnya dan mungkin sesudahnya banyak terjadi perjuangan berliku-liku, penuh polemik, penuh ego, penuh memeras kesabaran hati, untuk berkomitmen sehidup semati, tetap satu cinta, satu rasa dan setia hati. Mereka memutuskan untuk mempercantik dan memperindah kehidupan, yaitu dengan mendokumentasikan keberadaanya di alam dunia ini. Yup, potret, jepret sana, jepret sini, senggol sana, senggol sini.

Keberhasilan dokumentasi pre wedding di bali ini tidak terlepas dari kerjasama kompak dari tim fotografer handal. Tim ini terdiri dari 3 kameramen inti (Noviar, Andri, Rico), 2 pengarah gaya (Maria, Ety Ia), dan 1 kameramen dokumentasi kegiatan (Hemas). Merekalah yang bertanggungjawab menelanjangi Hendra dan Shinta. Benar-benar basah … Maksudnya basah karena air laut.

Noviar Andri Rico
Maria Ety Ia’ Hemas

Perjalanan dimulai dari kantor Bali Orange Communications, jam 2 PM dengan keadaan obyek (Hendra dan Shinta) siap dengan dandanan pakaian Adat Bali. Andri dengan sigap menstater Nissan Sunny melaju ke arah lokasi GWK (Garuda Wisnu Kencana), bersama Rico mengiringi di belakang dengan Honda Jazz-nya. Perjalanan diliputi suasana hujan lebat, selama itu pula mulut si Hendra tidak pernah berhenti berkomat-kamit, mohon agar hujan bisa reda. Syukur juga, InsyaAlloh doa dikabulkan, sampai GWK reda. Akhirnya, setelah membayar masuk lokasi GWK, kami berkeliling melihat obyek yang tepat. Ternyata, lokasi GWK ‘tidak sepenuhnya’ mantab di hati Hendra. Rombongan ngacir, kabur ke Dreamland, sebuah pantai berkarang dan berpasir putih di Pecatu.

Setelah mempersiapkan senjata, digital kamera, lampu, kerudung, tiang pelindung, kaca pemantul, blitz, dan sound system 5000 watt (klo yg ini, jangan digubris hehehe). Sesi pertama adalah membiarkan Hendra dan Shinta berekspresi dan pengarahan datang dari Maria dan Ia’. Mulailah 3 kameramen inti jepret sana sini, tidak lupa Hemas mendokumentasikan kegiatan ini. Oh iya, ada rombongan yg ‘tak terlihat’ yg ikut membantu mengarahkan lampu, tiang pelindung, dan kaca pemantul. Sebuah penampakan di Dreamland hehehe.

Sesi selanjutnya adalah melepas semua pakaian Adat Bali, dan berganti dengan busana casual. Pasir, Karang, Tebing, dan Air laut adalah saksi bisu nya. Hendra dan Shinta di eksploitasi habis-habisan oleh tim kreatif acara Pre Wedding di Bali ini. Dikala gelap mulai menyapa, kami sudah berada di mobil dan melaju ke Kuta. Makan To yung Hai hehehe, penulis lupa namanya. Enak. Selanjutnya kabur ke Kantor Bali Orange Communications, transfer data gambar ke Laptop. Hasilnya adalah terlahir 750 files image JPG. Artinya, kegiatan Pre wedding di Bali ini menghasilkan 750 kali jepretan kamera. Apakah sudah pantas masuk catatan MURI untuk penjepret foto terbanyak? Jadi pengen makan Tape…

Dari Lubuk Hati yang paling dalam. Hendra W Saputro dan Shinta Dyan Kurniawati berterima kasih kepada Alloh SWT, yang telah memberikan kesempatan untuk selalu menikmati ‘rasa’ Indah, terima kasih dan selalu doa, sembah sujud kepada Orang Tua tercinta, Tim Kreatif Pre Wedding (Noviar, Andri, Rico, Ia, Maria, dan Hemas) yang telah gigih memeras keringat dan konsentrasinya utk selalu menghasilkan yang terbaik bagi acara ini. Maaf bila membuat bibir kalian ‘kelamutan’ sendiri dan jakun kalian naik turun. Entah karena apa hehehe. But you are The Best!!. Thanks juga kepada komunitas ini, Bali Outbound Community, yang selalu jadi inspirator, Mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila blum bisa kasih kabar sebelumnya, dikarenakan dadakan tadi. Berikut ini hasil jepretan Tim Hebat Pre Wedding.

Selanjutnya adalah menjalani pernikahan yang sederhana nan bersahaja. Menurut Hendra, peristiwa ini nantinya bisa dijadikan info Event yang menarik bagi kalian yang ingin menikah di Bali. Semua hal untuk menyelenggarakan acara ini murni organized by Hendra dan Shinta beserta tim kreatif nya. Persiapan selanjutnya adalah urusan KUA, Villa elegan berbudget ringan, Undangan, Souvenir, Catering, Perias pernikahan, Sound System, Lampu, Dekorasi dan panitia kecil sudah ditangan. Semoga Alloh memberikan jalanNya. Amin.

Berminat utk pre wedding di bali ? Kontak kami di [email protected]