Dengan sangat terpaksa, rencana ke subaya pada tanggal 4 Agustus gagal dikarenakan sesuatu hil yang mustahal hehehe (niru ucapannya Alm Asmuni). Kesehatan dan cuaca yg kurang mendukung adalah pertimbangannya. Tapi, sebagian outbouners berkumpul di rumah Mas Sidar pada hari kamis, 2 Agustus 2007 memutuskan bahwa rencana ke Subaya tetap akan diadakan pada tanggal 17 Agustus 2007. Jumat sore berangkat ke subaya, minggu sore pulang ke denpasar.
Agendanya cukup fun. Kita diundang oleh Bapak Kepala Desa Subaya untuk eksplorasi alam dan budaya disana. Menurut beliau, di Subaya terdapat air terjun yang belum termasuk mainstream pariwisata di Bali. Kemudian, di Subaya juga ada tradisi pemakaman manusia yang meninggal dunia dengan cara tidak dikubur maupun tidak di bakar (Ngaben). Dalam sejarah babad Subaya, disebutkan pula bahwa desa itu pernah menjadi markas pejuang Bali, I Gusti Ngurah Rai untuk menyusun strategi perang. So, beliau ingin ajak kita utk eksplorasi. Well Guys, siapkan dirimu untuk tanggal 17 Agustus 2007 !! Tapi sebelumnya kita kumpul dulu, bahas akomodasi, konsumsi, transportasi dan bantingan dana. Okey? Kita tetapkan saja bahwa tanggal 14 Agustus 2007, jam 20.00 WITA, kumpul di Werkudara (kediaman wong alus, Sidarta). Please come, ini undangan resmi !!. Klo nggak datang, kompensasinya harus bawa batubata 20biji dan dibawa sewaktu ke subaya. (Untuk pembangunan Toilet yg layak di markas Subaya).
6 Responses for "Eksplorasi Subaya, 17 Agustus 2007"
inget toilet di subaya jadi inget cerita berry
hiiiii atuttttttttt
Sekedar Info to all crew,kita udah sering bersinggah di Villa Subaya dan kita nikmati seluruh isi dan kekayaan di sekitarnya terutama di dapur ada pula yang harus kita perhatikan,demi kemudahan dalam hal memasak maupun untuk menyajikan makanan dan kebersihan kita maupun tuan rumah yaitu Pa PunG kenapa ga kita ikut turut sumbangsih dalam hal pengadaan peralatan dapur yang baru,murah,bagus dan tahan lama/karat yang pastinya, Baksos kita sudah laksanakan u/Desa Subaya,mungkin sekarang saatnya kita membantu u/Pa PunG dalam hal ini,yang insya allah bilamana waktunya mendukung, saya dan Mahkluk Halus ( Mas Sidar ) beserta crew Jin akan membobol kamar pembantaian u/di buat ventilasi dan juga mengganti kasur yang sudah ‘ berumur ‘
Insya Allah….( renovasi bilamana di ijinkan oleh Tuan rumah )
Hello Sir … No pok … no pok sir, i call police i tell you… !!! Hahahahahaha … hahahahaha … hahahaha. kepingkal-pingkal aku nok …. No pok yaaaa….
Btw, usul Rico bagus. Aku dukung. Aku akan beli hmmm … apa ya, kita diskusikan saja ya. No pok i tell you, i call police.
ehemm bagus juga tuh idenya rico
boleh impor barang bekas gak?
alna setelah aku ubek ubek dapur banyak tuh barang bekas yang aslina masih layak pake tapi ga pernah kepake
alna dapur cuma di pake variasi doang
hehehhe terima sumbangan barang impor bekas tidak yahh
singkatnya memanfaatkan yang ada tanpa harus membeli
jadi iurannya bisa untuk beli yang lain
Buat Mas Hendro terima kasih atas dukungan nya,semoga apa yang Mas berikan u/Pa Pung bermanfaat tp ojo banyak-banyak ya…ya cukup kompor gas satu set aja
Buat Ratna soal barang import ataupun tradisional ga masalah,yang penting alat yang bakal kamu bawa ke Subaya dan di berikan u/Pa Pung itu bisa di pake dan yang pastinya tidak merepotkan kamu dalam perjalanan ke sana terutama,Okeh
Thx
Leave a reply