Identifikasi dan Daya Tarik
Dua buah danau yang seakan-akan merupakan danau kembar yaitu Danau Buyan dan Danau Tamblingan memiliki daya tarik yang cukup mempesona. Keaslian alam di kedua danau ini masih sangat dirasakan misalnya dengan tidak adanya penggunaan perahu bermotor di kedua danau ini. (more…)
Auuoooo…uooooo……, ada maenan keren nih di Kebun Raya Bedugul. Namanya Bali Tree Top, sebuah permainan adventure yg kayanya sih ngambil idenya dari si Tarzan nih. ![]()
Base konsepnya ini permainan di atas pepohonan dengan menggunakan tali temali, dimana kita bisa berjalan dari pohon ke pohon dg jembatan tali, berayun gelantungan ala Mas Rohman..eh tarzan maksudnya, atau kegiatan lainnya yang penuh tantangan dalam areal tree top trek yang cukup luas (dan cukup tinggi tentunya). Asik banget nih buat adrenallin shock…
Jenis Circuit
1. Squirrel Yellow: Trek tree top yang dirancang khusus untuk anak-anak.
2. Squirrel Green: Masih trek yang dirancang buat anak-anak tapi sedikit lebih menantang
3. Discovery: Trek dengan ketinggian maksimal 5 m, untuk tahap perkenalan dengan tantangan yg sebenernya
4. Dancing with Trees: Trek dengan banyak tantangan berayun, ketinggian maksimum 8 m.
5. Emotion: Trek setinggi 11 m dengan panjang lintas ayun maksium 160m (mulai asik nih)
6. Adrenalin: Trek paling menantang di areal ini. Tinggi maksimum adalah 20 m (weww…)
Lokasi
Kebun Raya Bedugul - Candikuning, Kabupaten Tabanan - Bali. Tempat yang adem, nyaman, fresh, dan ijo royo-royo. Tempat yang asik buat kumpul-kumpul sama temen-temen atau keluarga. Juga buat TES NYALI KAMU!!!
Info selengkapnya silahkan klik aja di sini
NEXT TRIP????
LEGENDA
Menurut legenda, pura ini dibangun oleh seorang brahmana yang mengembara dari Jawa. Beliau adalah Danghyang Nirartha yang berhasil menguatkan kepercayaan penduduk Bali akan ajaran Hindu dan membangun Sad Kahyangan tersebut pada abad ke-16. Pada saat itu penguasa Tanah Lot, Bendesa Beraben, iri terhadap beliau karena para pengikutnya mulai meninggalkannya dan mengikuti Danghyang Nirartha. Bendesa Beraben menyuruh Danghyang Nirartha untuk meninggalkan Tanah Lot. Beliau menyanggupi dan sebelum meninggalkan Tanah Lot beliau dengan kekuatannya memindahkan Bongkahan Batu ke tengah pantai (bukan ke tengah laut) dan membangun pura disana. Beliau juga mengubah selendangnya menjadi ular penjaga pura. Ular ini masih ada sampai sekarang dan secara ilmiah ular ini termasuk jenis ular laut yang mempunyai ciri-ciri berekor pipih seperti ikan, warna hitam berbelang kuning dan mempunyai racun 3 kali lebih kuat dari ular cobra. Akhir dari legenda menyebutkan bahwa Bendesa Beraben ‘akhirnya’ menjadi pengikut Danghyang Nirartha.
Pura Tanah LotTanah Lot adalah sebuah objek wisata di Bali, Indonesia. Di sini ada dua pura yang terletak di di atas batu besar. Satu terletak di atas bongkahan batu dan satunya terletak di atas tebing mirip dengan Pura Uluwatu. Pura Tanah Lot ini merupakan bagian dari pura Sad Kahyangan, yaitu pura-pura yang merupakan sendi-sendi pulau Bali. Pura Tanah Lot merupakan pura laut tempat pemujaan dewa-dewa penjaga laut.
LOKASI
Obyek wisata tanah lot terletak di Desa Beraban Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan, sekitar 13 km barat Tabanan. Disebelah utara Pura Tanah Lot terdapat sebuah pura yang terletak di atas tebing yang menjorok ke laut. Tebing ini menghubungkan pura dengan daratan dan berbentuk seperti jembatan (melengkung). Tanah Lot terkenal sebagai tempat yang indah untuk melihat matahari terbenam (sunset), turis-turis biasanya ramai pada sore hari untuk melihat keindahan sunset di sini.
JALAN masuk menuju ke kompleks utama bakal lokasi patung GWK (Garuda Wisnu Kencana), di Desa Ungasan, Jimbaran, Bali itu diaspal halus. Panjangnya saja sekitar satu kilometer, di kanan kirinya dihiasi pilar-pilar bernuansa tanah kapur. Megah. Itulah kesan pertama masuk ke kawasan megaproyek yang dimulai pada masa Orde Baru masih berkuasa itu, peletakan batu pertama pembangunan proyek ini adalah tahun 1997. (more…)
Taman Nasional adalah kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli, dikelola dengan sistem zonasi, yang dapat dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, menunjang budidaya, pariwisata dan rekreasi. (more…)
Pertama kali dilaporkan penemuannya oleh Dr. Baron Stressmann seorang ahli burung berkebangsaan Inggeris pada tanggal 24 Maret 1911. Atas rekomendasi Stressmann, Dr. Baron Victor Von Plessenn mengadakan penelitian lanjutan (tahun 1925) dan menemukan penyebaran burung Jalak Bali mulai dari Bubunan (more…)
WP Cumulus Flash tag cloud by Roy Tanck requires Flash Player 9 or better.